Sejarah Mobil Truk Hino
Sejarah Mobil Truk Hino – Bagi pecinta bis dan truk, nama Hino telah tidak asing lagi di didengar. Merek yang satu ini memang telah lama merambah kancah otomotif Indonesia. Pabrikan asal Jepang ini memiliki banyak penggemar di semua dunia dan menghadirkan beragam produk truk dan bis dengan kualitas yang tidak bisa dilihat sebelah mata. Sejarah Mobil Truk Hino Nama besar Hino tidak didapatkan dengan mudah. Melalui sejarah yang cukup panjang, dikala ini Hino Motors Ltd. sukses masuk dalam daftar perusahaan yang diakui sebagai produsen truk medium dan heavy duty di dunia. inilah Sejarah Mobil Truk Hino yang >Sejarah Mobil Truk Hino

Sejarah Hino Secara Global

Sejarah perusahaan Hino tidak terlepas dari perusahaan bernama Tokyo Gas Industry Company dan Chiyoda Gas Co. Keduanya yaitu perusahaan gas di Jepang dan sama-sama bersaing dalam bidang hal yang demikian. Tokyo Gas Industry yaitu supplier spare part untuk Chiyoda Gas. Melainkan sebab Chiyoda bergabung dengan Tokyo Gas Company, karenanya Tokyo Gas Industry kehilangan klien terbesarnya. Sesudah ini membuat Tokyo Gas Industry melebarkan produknya sampai spare part alat elektronik dan berubah nama menjadi Tokyo Gas and Electric Industry (TG&E). Perusahaan ini kemudian memproduksi kendaraan bermotor pertamanya pada tahun 1917 yang dinamakan A-Type truck. Di tahun 1937, perusahaan menggabungkan divisi mobilnya dengan Automobile Industry Co.Ltd dan Kyodo Kokusan K.K. Dari merger hal yang demikian, muncullah perusahaan bernama Tokyo Automobile Industry Co., Ltd. Baru empat tahun kemudian, perusahaan kembali berganti nama menjadi Diesel Motor Industry Co., Ltd. yang kemudian menjadi Isuzu Motors Limited. Pada tahun 1942. Perusahaan Hino Heavy Industry Co., Ltd. yang awal awalnya bergabung dengan Diesel Motor Industry pada akhirnya memisahkan diri. Selama Perang Dunia II, Hino memproduksi Type 1 Ho-Ha dan Type 1 Ho-Ki untuk tentara Jepang. Melainkan berakhirnya perang, perusahaan ini stop memproduksi mesin diesel untuk keperluan maritim. Hino juga menandatangani perjanjian untuk tidak mengaplikasikan nama “Heavy” sebagai nama perusahaan dan berfokus pada produksi truk trailer heavy duty, bis dan mesin diesel. Pada tahun 1948, Hino menambahkan nama “Diesel” sehingga menjadi Hino Diesel Industry Co., Ltd. Dua tahun kemudian, kendaraan heavy duty TH10 yang dibekali dengan mesin diesel 7 liter DS10 diluncurkan. Di tahun 1953, Hino memasuki pasar mobil pribadi dengan memproduksi Renaults dan pada tahun 1961 mengoptimalkan sedan Contessa 900 dengan mesin belakang 893cc. Perusahaan juga memproduksi Hino Briska dengan mesin Contessa. Melainkan, Hino menghentikan produksi mobil pribadi pada tahun 1967 sesudah bergabung dengan Grup Toyota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *