Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Tips Cara Membaca Ukuran Ban Motor Kalian

Kamu tidak bisa asal memilih ban motor karena kamu harus memperhatikan berbagai faktor. Seperti halnya kualitas, merk, dan juga ukurannya. Ukuran ban motor yang kamu beli haruslah sama dengan ukuran ring atau velg yang digunakan di motor kesayangan kamu.

Jika membicarakan tentang ukuran ban motor, yang pasti setiap ban yang dikeluarkan dari pabrikan, sudah pasti disertai dengan ukuran yang tercantum pada permukaan ban tersebut. Yang mana dalam istilah otomotif kode angkat itu disebut dengan kode metric dan kode imperial.

Meski mempunyai nama yang berbeda, namun pada dasarnya kedua angka tersebut sama-sama untuk menunjukan ukuran ban motor yang kamu beli. Misalnya kamu membeli ban motor dan terdapat angka bertuliskan 90/90-17 67H atau 3.00-H-17 4PR, yang dimaksud kode metric adalah 90/90-17 67H sedangkan 3.00-H-17 4PR yang disebut dengan kode imperial.

Berikut adalah cara membaca ukuran ban motor yang baik dan benar yang wajib untuk kamu pahami agar kamu dapat mengetahui ban yang sesuai dengan motor kamu.

Tips Cara Membaca Ukuran Ban Motor Dengan Benar

Biasanya orang terlalu menganggap ukuran ban motor sebagai hal yang sepele. Namun hal sepele semacam ini harus benar-benar kita pahami agar disaat kita tengah membeli ban motor baru untuk mengganti ban motor yang sudah gudul, jadi tidak ada masalah salah beli.

Berikut adalah cara arti ukuran ban motor dengan kode ban Imperial yang di dicontohkan dengan kode 3.00-H-17 4PR.

3.00 = Petunjuk untuk ukuran lebar ban (dengan satuan inchi)

H = Batas maksimal kecepatan saat digunakan pada motor

17 = Ukuran diameter velg atau rim yang biasanya di bedakan untuk jenis motor baik motor bebek, matic, ataupun sport dan motor trail (umumnya menggunakan satuan inchi)

4PR = Penentu kekuatan ban. Biasanya di sesuaikan pada kekuatan serta kain ban atau dalam istilahnya ply rating. Selain itu, di artikan untuk penggunaan lapisan kain yang terbuat dari material nilon didalam sebuah carcass yang mana diindikasikan kekuatannya setara dengan 4 lapis kain ban yang digunakan pada proses pembuatan.

Untuk ukuran ban motor kode imperial biasanya ratio yang di bawa merupakan perbandingan tinggi sebuah ban dengan lebar atau luas ban yang didasarkan pada nilai 100% dalam hal ini yang dimaksud merupakan tinggi ban sama dengan lebar ban.

Membaca Ukuran Ban Motor Dengan Kode Metric

Selain kode ban imperial ada juga kode ban metric yang biasanya di gunakan oleh sebuah pabrikan motor untuk menujukan penggunaan ban tersebut. Pada kesempatan kali ini akan kami contohkan dengan kode 90/90-17 67H. Dan berikut cara membacanya

90 = Di isyaratkan untuk menunjukan lebar ban yang biasanya di gunakan dengan ukuran milimeter (mm).

90 = Ditunjukan untuk memberi perbandingan tinggi ban yang di gunakan terhadap lebar ban. Dimana 90 disini berarti juga menjadi perbandingkan tinggi ban hingga 90% dari lebar sesungguhnya.

Apabila lebar ban 90 mm, maka tinggi ban yang satu ini adalah 90% x 90 mm atau sekitar 81 mm. Selain itu aspek rasio kecil pada sebuah ban juga akan membuat peningkatan kemampuan stabilitas serta handling kendaraan yang menggunakannya.

17 =  Menunjukan diameter velg atau rim dalam satuan inchi

67 =  Petunjuk untuk beban maksimum yang bisa di perolehkan dari (load index / LI). Jika LI 67 berarti beban maksimum yang di perbolehkan untuk ban ini adalah sebesar 307 kg.

H = Menunjukan batas kecepatan yang bisa di pakai oleh setiap pengendara sepeda motor

Dengan itu jika kamu membeli ban motor pastikan terlebih dahulu ukuran ban motor yang sekarang tengah di pakai sehingga nantinya saat hendak mengganti ban motor, kamu tidak salah pilih.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut bagaimana cara membaca ukuran ban motor baik dengan kode imperial atuapun kode matric. Pada contoh yang akan kami sampaikan disini menggunakan tipe ban motor IRC NR 69.

Yang dimana ban tersebut merupakan ban yang biasanya di pakai sebagai onderdil OEM (original equipment manufacturing) oleh pabrikan motor Yamaha. Contoh yang akan kami gunakan saat ini adalah ban yang memiliki ukuran 80/90-17.

Cara membaca ukuran ban motor dimulai dari angka terdepan. Bisa dilihat pada contoh ukuran ban yang kita gunakan, angka di depannya 80, Itu artinya ban ini memiliki ukuran 80 millimeter (mm) jika di ukur dari bagian sisi ban (section width).

Selanjutnya ada kode yang ditunjukkan dengan angka 90 yang merupakan aspek rasionya ban tersebut. Jadi ketika disebutkan angka aspek rasio 90 itu berarti tinggi ban adalah 90% dari 80 mm yakni 72 mm.

Dan angka terakhir yaitu 17 merupakan petunjuk untuk mengindikasikan bahwa ban tersebut ditunjukan untuk sebuah motor dengan diameter velg atau rim berukuran 17 inci.

Membaca Ukuran Ban Motor dengan Kode Imperial

Selanjutnya kami akan memberi tahu cara untuk cara membaca ban motor dengan kode metric dan contohnya menggunakan ban IRC NR6 yang mempynyai ukuran 2.50-17.

2.50 merupakan kode section width yang merupakan angka pertama yang biasanya di berikan oleh setiap pabrikan ban. Dan angka tersebut biasanya menunjukan lebar tapak ban dengan satuan inchi. Bisa diartikan dengan 2.5 atau 63.5 mm.

Sementara untuk angka terakhir yaitu 17 merupakan angka yang menunjukan diameter velg atau rim yang di gunakan untuk ban tersebut.

Kode Kecepatan dan Indexs Beban

Selain 2 cara membaca kode motor di atas, berikut juga kami sampaikan cara membaca kode kecepatan dan indexs beban:

Indexs Beban Ban Motor

  • Kode 62 = beban maksimal 265 Kg
  • Kode 63 = beban maksimal 272 Kg
  • Kode 64 = beban maksimal 265 Kg
  • Kode 66  = beban maksimal 300 Kg
  • Kode 68 = beban maksimal 315 Kg
  • Kode 70 = beban maksimal 335 Kg
  • Kode 73 =  beban maksimal 365 Kg
  • Kode 75 = maksimal 387 Kg
  • Kode 80 – 89 = beban maksimal 450 – 580 Kg
  • Kode 90 – 100 = beban maksimal 600 – 800 Kg

Kode Kecepatan Ban Motor

  • Q  menunjukan kecepatan maksimal = 160 km/jam
  • S  menunjukan kecepatan maksimal = 180 km/jam
  • T  menunjukan kecepatan maksimal = 190 km/jam
  • U  menunjukan kecepatan maksimal = 200 km.jam
  • H  menunjukan kecepatan maksimal = 210 km/jam
  • V  menunjukan kecepatan maksimal = 240 km/jam
  • W  menunjukan kecepatan maksimal = 270 km/jam
  • Y  menunjukan kecepatan maksimal = 300 km/jam
  • Z  menunjukan kecepatan di atas = 240 km/jam

Itu adalah cara membaca ban motor dengan mudah agar kamu bisa membaca ukuran ban motor dan nantinya kamu tidak salah membelinya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

cara jumper aki mobil

4 Cara Jumper Aki Mobil Paling Ampuh

Pernahkan Anda mengalami kejadian tidak mengenakkan perihal mobil? Seperti misalnya mobil yang tidak bisa distater saat hendak dinyalakan? Hal ini mungkin dikarenakan oleh aki mobil Anda yang sudah soak atau bahkan sudah habis umur pemakaiannya. Hal yang bisa dilakukan untuk masa – masa genting seperti ini adalah dengan cara jumper aki mobil. Namun bagaimana caranya? […]

Tips Mutakhir 7 Cara Menghilangkan Karat di Knalpot!

Knalpot merupakan suatu komponen motor yang paling sering mengalami karat pada kendaraan motor. Karat pada knalpot motor pastinya akan menjadi suatu masalah untuk pengguna motor, karena dapat menimbulkan tampilan motor menjadi jelek dan usang, serta dapat mempengaruhi performa-nya juga. Knalpot sering mengalami karat pada kendaraan adalah karena seringnya terendam oleh air, sering berada dalam kondisi […]